Hello, happy 2010 everybody😀. This is my first post in 2010, i’m so exited, haha..anyway, right now i’m participating in Project52, a personal challenge to write an article per week in 1 year. Yes! now i have a reason to always updating this blog, haha.

Ok, enough for the english chit-chat, now i’m back using my mother language, hail to Indonesia !😀

Akhir tahun ngebuat saya jadi susah (baca : males) untuk dateng ke tempat pameran-pameran, maklum lah..soalnya kalo mau menuju ke tempat-tempat yang mayoritas ada di Jakarta padahal saya bertempat tinggal di Tangerang, saya harus kesana dengan menggunakan kendaran umum, jadi sudah hal yang biasa sampe di tempat pameran (biasanya) selalu datang dengan keadaan basah kuyub keringetan^^.

Kali ini kebetulan saat saya sedang berkunjung ke Mall Ciputra pada tanggal 31 Desember yang lalu saya melihat ada pameran photography, langsung saja tanpa babibu menuju ketempat pameran yang letaknya nyempil di belakang mall tersebut. Pameran yang diberi judul The Treasures of Indonesia ini merupakan pameran yang diadakan oleh komunitas photography yang saya lupa namanya (my bad), mulai dari tanggal 7 Desember sampai 31 Desember 2009 yang lalu (telat :P)

Banyak koleksi photography yang di pamerkan disana, masing-masing membawa gaya sang fotografer sebagai individu, sehingga kita bisa melihat adanya keberagaman sudut pandang serta objek yang dituju. Akan tetapi tentu saja meski beragam, semuanya membawa tema yang sama yaitu Harta Karun bangsa Indonesia. Secara keseluruhan foto-foto yang dipamerkan memang luar biasa, kita sebagai warga masyarakat Indonesia memang harus lebih banyak diperlihatkan tentang betapa kaya dan cantiknya negeri kita ini, ada banyak sekali potensi daerah yang belum digali demi kemajuan bangsa, Tapi kok saya agak terganggu yah ngeliat pameran disana, bukan dari kualitas fotonya, tapi lebih kepada penyajian pamerannya yang terkesan terburu-buru, contohnya yaitu duplex hitam yang digunain sebagai tempat memajang fotonya ada yang berantakan, ga rapih. Di bagian lantainya ada bentuk lukisan roll film yang belum jadi, lalu ada pembatas untuk melihat foto make tali rafia. well…maafin saya yang cerewet ini, anggep aja ini sebagai kritik dan saran dari pengunjung yang datang yah, peace😛