Re-post from my first blog, haloadri.wordpress.com. First post in 28 Ferbruary 2008, i’m sorry about the photo, its suck.

Kali ini saya ingin ngebahas lanjutan review pameran Jakarta Biennale 2009 yang kemarin saya buat. Selain di Grand Indonesia, Perhelatan seni rupa ini juga berlangsung di Galley Nasional. Dan karena pameran ini terbagi atas 3 kategori, yaitu Fluid Zone, Zone of  Understanding dan Battle zone, maka saya juga akan memecah artikel ini ke dalam 3 bagian :) .

Untuk yang pertama adalah Fluid Zone, Fluid Zone atau Zona Cair adalah suatu zona yang menampilkan seniman-seniman mancanegara yang bermaksud untuk membantu kita mengenal kebudayaan bangsa lain, khususnya bagaimana perkembangan seni rupa dunia bisa diperbandingan dengan karya-karya seniman dan tanah air. Ini dia dokumentasi arena Fluid Zone..

s5005370

s5005365

s5005368

s5005355

s5005364

Saya cukup tertarik dengan karya yang diatas ini (1 photo diatas), karya yang berjudul “Dear Nozomi (2006)” ini dibuat oleh Takuro Kotaka berupa film dokumenter yang ditujukan kepada Nozomi, gadis dari suku “leher panjang” di Thailand. Sang Seniman kembali ke Thailand setahun setelah perjumpaan pertamanya hanya sekedar untuk mengungkapkan bahwa ia mencintai gadis tersebut..how sweet :) . Oia, ni Seniman juga pernah ke Mentawai dan tinggal sama penduduk disana.

s5005347

s5005326

The Secret Agents, salah satu dari peserta Jakarta Biennale yang berpatisipasi di FLuid Zone (photo di bawah) ini menurut saya mungkin satu-satunya karya yang paling interaktif, salah satunya adalah seperti photo-photo dibawah ini

s5005315

s5005314