Pada awalnya saya tidak begitu tertarik dengan pameran kali ini yang di selenggarakan di Viviyip artroom, lukisan, apalagi dengan aliran abstrak bagi saya butuh waktu untuk dapat dicerna di otak saya, tidak semua lukisan abstrak yang dapat dengan mudah membuat saya ternganga kagum, dan saya kira lukisan di pameran ini tidak termasuk ke dalam kategori tersebut.

Semua prasangka bodoh saya tersebut ternyata langsung luntur saat saya masuk ke dalam ruang pamer, lukisan yang masing-masing berukuran sebesar 2 x 2,5m itu dapat dengan mudah menguasai pandangan saya, saya dipaksa untuk terus memperhatikan detail secara keseluruhan satu persatu dari 10 karya yang ditampilkan disana. Bila kita perhatikan memang sepertinya tidak ada yang baru dengan teknik lukisan tersebut, bila kita ingat-ingat, lukisan ini seperti lukisan Jackson Pollock, tapi tentu saja berbeda karena terlihat dari garisan cat diatas kanvasnya, lukisan ini tidak hanya menggunakan cara menyiprati, tapi juga ditorehkan.

'rose #3' - Acrylic on canvas-200x300cm

'Jasmine' - Acrylic on canvas-200x300cm

Saran saya saat anda datang berkunjung kesana, coba anda mundur beberapa langkah dari depan lukisan tersebut, pandanglah dengan seksama, dan anda akan terasa seperti dibawa ke dalam sebuah taman bunga, taman bungan rahasia milik Agus Baqul. Perhatikan satu persatu lukisan disana, dan anda akan melihat sesungguhnya tiap satu-persatu lukisan tersebut berbeda, bila kita melihat seklias memang terasa sama saja –hanya warnanya saja yang berbada- tapi ternyata masing-masing lukisan tersebut terbentuk dari taman yang berbeda.

'Sunflower #2' - Acrylic on canvas-200x250cm

Nikmati satu persatu karya Agus Baqul, mulai dari ‘sunflower #1’ yang cerah, ‘rose#3’ yang memikat, serta ‘flamboyan’ yang penuh dengan torehan warna. Pameran yang dikuratori oleh Kadek Krishna Adidharma ini menawarkan suatu pameran lukisan abstrak yang diluar dugaan dapat dengan mudah membuat kita merasa tenang saat melihatnya, saya pikir bentuk abstrak di pameran ini dapat dengan mudah diterima dan dicerna oleh masyarakat.