Buat yang masing bingung dengan judul pameran ini jangan khawatir, saya pertama kali juga bingung dengan istilah ‘Landing Soon’ ini, tapi untuk gampangnya ‘Landing Soon’ disini sebenarnya adalah sebuah proyek Residensi seniman, kalimat tersebut sering digunakan bagi para Seniman yang melakukan proses Residensi di komunitas seni di Jogyakarta, program ini juga merupakan kerjasama pertukaran yang diselenggarakan oleh Heden Den Haag di Belanda dan Rumah Seni Cemeti di Yogyakarta.

Jadi mengapa diberinama Landing Soon, bila di artikan secara harafiah ke dalam bahasa Indonesia, Landing Soon berati ‘akan segera mendarat’. Ya, istilah itulah yang digunakan dalam menggambarkan situasi para seniman pasca melakukan proses Residensinya, dimana setelah proses tersebut itu selesai para seniman akan kembali terjun ke masyarakat atau mungkin malah kembali terbang, karena istilah ‘soon’ tersebut merupakan suatu keadaan ditengah-tengah antara melayang dan mendarat.

'Please talk with the duck that wants to be a dog' - Sigit Bapak-mixed media

'Soundscape Jogya' - Cilia Erens-soundscapes installation

Di dalam Landing Soon ini terdapat 13 seniman yang diantaranya terdapat dari luar negeri, mereka disini diminta bukan untuk mencipta -suatu proses umum yang selalu dilakukan seorang seniman- melainkan adalah berproduksi. Dan inilah dia karya setiap seniman tersebut yang telah melewatkan masa Residensinya selama 3 bulan di Yogyakarta. Oia, teman-teman masih dapat melihat pameran ini di Erasmus Huis sampai dengan tanggal 18 Maret, masih ada cukup waktu kan?🙂

'#2' - Beatrix Hendriani Kaswara-Oil On Canvas

'Private Invitation' - Octora-mixed media

'First Impression' - Ellen Rodenberg-ER Project on Flag

Exhibition Name : Landing Soon
Place : Erasmus Huis
Curator :
Time : 21 January – 18 Maret 2010
Artist : Arfan Sabran, Ralph Kamena, Ellen Rodenberg, Wimo Ambala Bayang, Maartan Schepers, Urs Pfanenmuller, Sigit Bapak, Elizabeth de Vaal, Beatrix H Kaswara, Cilia Erens, Octora, Rosale Monod de Froidevelle, Wiyogo Muhardanto