Bila kita mendatangi Galeri Nasional  mulai dari tanggal 22 sampai dengan 30 maret 2010, kita akan mendapati pemandangan baru disana, berbagai macam ilustrasi komik terpajang mewah di ruangan galeri ber pendingan ruangan tersebut. Saya senang sekali melihat pemandangan tersebut, seakan-akan ‘strata’ komik kini sudah semakin tinggi dan dapat disandingan dengan karya-karya seni rupa Indonesia lainnya yang biasa terpajang di Galeri ini, maklum saja, dunia per-komikan di Indonesia memang bisa dibilang tidak begitu kelihatan di masyarakat, masyarakat generasi modern saat ini mungkin hanya tau apa yang disebut komik adalah tumpukan manga (komik jepang) yang selalu tersusun rapih di berbagai macam toko buku di Indonesia.

Lalu dimana posisi komik lokal Indonesia? meski saat ini saya memperhatikan arus komik indonesia semakin deras dengan adanya Koloni dari Gramedia M&C!,  saya merasa apa yang benar-benar indonesia belum menjadi ciri khas oleh komikus disana, mereka masih terganjal kuatnya pengaruh Jepang dalam gaya ilustrasi maupun ceritanya.

'Bunga Telikung (when reason was condened)' - Popok Tri Wahyudi-acylic on canvas-140cmx200cm-2010

'Mbendol Mburi' - Surya Wirawan-Acrylic on Camvas-100x100cm

Datanglah ke Pameran Comical Brothers ini, anda akan melihat berbagai macam karya para komikus serta orang-orang yang pernah bersentuhan dengan dunia komik, mulai dari Ismail Sukribo yang karyanya selalu dapat kita lihat di koran akhir minggu, hingga Eko Nugroho dengan daging tumbuhnya yang menggeliat di ranah komik indie.

'Saijah dan Kerbaunya' - Ismail Sukribo-acrylic on canvas-135x135cm

'Working Studio Installation' - Bambang Tri Rahardian

Ternyata tidak hanya karya komik atau ilustrasi saja yang terpajang disana, coba liat di salah satu sudut galeri Nasional ini, anda akan melihat instalasi karya Beng Rahardian yang memenuhi pojok ruangan, instalasi tersebut lengkap dengan meja tracing dan kursinya, kita seakan diajak melihat bagaimana ruang kerja saat Beng membuat komiknya, lengkap dengan ciri khas dan kebiasaan sang komikus tersebut, contohnya ada headphone tergantung di lampu meja tracing, bebarapa buku referensi serta poster.

'The View og DGTMBH shop' - Eko Nugroho

'Black and White Comic Serial' - Nano Warsono-Digital Print on Vinyl-60x40cm

Exhibition Name :The Comical Brothers
Place : Galeri Nasional (Exhbition by Andi’s Gallery)
Curator :Bambang ‘Toko’ Witjaksono, Grace Simboh
Time : 22-30 March 2010
Artist :Anto Motulz, Arie Dyanto, ‘Athonk’ Sapto Raharjo, Bambang Tri Rahadian, Dani A. Yuniarto, Daniel ‘Timbul’ Cahya Krisna, Eko Didik Sukowati, Eko Nugroho, Erwan Hersi Susanto, Fransisco Panca Nugraha, Ismail Sukribo, Maryanto, Nano Warsno, Pidi Baiq, Popok Tri Wahyudi, Riono Tanggul Nusantara, Sri Maryanto, Surya Wirawan, Susilo Budi Purwanto, Ugo Untoro, Wedhar Riyadi, Yudha Sandy