Jakarta Art District kembali mengadakan pameran 2 mingguannya yang ketiga, setelah Magainin dan Lets Bounce, Monoprint adalah judul pameran yang diselenggarakan oleh Andi’s Galeri ini, dan yang unik lagi penyelenggaraan pameran di Jakarta Art District ini waktunya hampir bersamaan dengan pameran Andi’s Galeri berjudul The Comical Brothers yang di lakukan di Galeri Nasional Indonesia.

'Santa's Daughter' - Irwanto Lentho-hardboardcut, stencil & handcolouring on canvas-172x132cm-2009

'Naik Pangkat' - Sigit Purnomo Adi-Monoprint on Canvas-140x200cm-2009

'Facing Teror - Fransisco Panca Nugraha-MDFcut & acrylic colouring on Canvas-150x120cm-2009

monoprint dapat dikatakan merupakan sebuah profesi kesenian yang berada di antara dunia seni murni dan grafis visual, karena saya melihat adanya bentuk pencampuran kedua bidang tersebut di dalam bidang, sebelum menghasilkan sebuah gambar, para printmaker tersebut terlebih dahulu membuat cetakan berupa cukilan atau pahatan diatas medium yang mereka inginkan dan kemudian baru dilanjutkan dengan cara di cetak atau di lukis.

Pada pameran kali ini Andi’s Galeri seakan ingin menunjukan kepada kita semua bahwa ada satu bidang seni yang mungkin kehadirannya tidak dibicarakan seramai bidang seni lukis lainnya tapi mempunyai potensi yang luar biasa di dalamnya. Ada 14 seniman grafis yang dipamerkan di Jakarta Art Dstrict ini, semuanya mempunyai latar belakang akademis di ISI Yogyakarta dan ITB.

'Invansion' - Arsiwan Adhitama-Handcolouring & monoprint on Canvas-195x400cm-2009

Exhibition Name :MONOPRINT in between stream
Place :Jakarta Art District (Exhibition by Andi’s Galeri)
Curator : Dr. M. Dwi Marianto
Time : 25 March – 4 April 2010
Artist : Agus yulianto, A.C. Andre Tanama, Ariswan Adhitama, A.T.Stitompul, Danile ‘Timbul’ Cahya Krisna, Fransisco Panca Nugraha, Irwanto Lentho, Sigit Purnomo Adi, Sri Maryanto, Sutrisno, S.A.Garibaldi, Teguh Hariyanta, Theresia Agustina Sitompul, Tisna Sanjaya.