Salah satu Galeri yang sudah cukup lama berdiri di Jakarta, Cemara 6 Galeri pada kali ini menyelenggarakan sebuah pameran lukisan dari 3 seniman yang berasal dari Semarang, mereka adalah Ham Ngian Beng, Kokok Hari Subandi, Atie Khrisna.

Pameran yang menggambarkan fenomena yang terjadi belakangan hari ini ramai di masyarakat Indonesia dan mungkin juga dunia yaitu membangan pertemanan melalui media virtual, dalam tema lukisan kali ini sepertinya facebook lah yang paling sering diangkat oleh ke tiga seniman tersebut.

Sangat menarik bila kita melihat dan membandingkan bagaimana ketiga seniman tersebut menterjemahkan fenomena tersebut ke dalam lukisan mereka, yang terbentuk adalah keberagaman yang saling melengkapi, Ham Ngian Beng dalam keryanya lebih tentang pesan-pesan yang disampaikan dalam bentuk wajah-wajah dan teks, Kokok Hari Subandi memberikan suatu bentuk sindirian yang digambarkan oleh rupa seorang badut, dan Atie Khrisna lebih mengedepankan dengan bentuk penggabungan wajah profile picture seseorang dengan begitu banyaknya fitur yang tersedia di dalam website pertemanan tersebut.

'Update Profile #3' - Ham Ngien Beng-Oil on Canvas-150-185cm-2009

'Facebooker #2' - Atie Krisna-Acrylic on Canvas-140x120cm-2010

"Reuni badut-badut' - Kokok Hari Subandi-Oil on Canvas-280x200cm-2010

Exhibition Name : face to face(book)
Place : Cemara 6 Galeri
Curator : Chandra Johan
Time : 24 March – 8 April 2010
Artist : Ham Ngian Beng, Kokok Hari Subandi, Atie Khrisna