Indonesia : Unity In Diversity adalah salah satu dari sekian gerakan cinta Indonesia yang ada di negeri kita ini, bila sebelumnya ada Indonesia Bertindak yang dibentuk oleh Iwan & Indah Esjepe, serta I love RI, Indonesia : Unity In Diversity adalah gerakan cinta Indonesia yang mempunyai potensi untuk dapat terus berkembang.

Ada yang menarik dari gerakan yang satu ini, di saat gerakan-gerakan lain hanya berupa seruan mencintai Indonesia tanpa pernah melakukan bentuk bukti nyata rasa cinta tersebut dan bahkan terkadang suka terselip unsur Konsumerisme,  ‘Indonesia : Unity In Diversity’ melakukan bukti nyata yaitu dengan membuat sebuah blog yang digunakannya untuk mengajak semua masyarakat Indonesia bermain dan mengenal Indonesia. Apa yang membuat Hariadi bertekad membuat suatu gerakan ini? mari simak pembicaraan saya dengan Hariadi saat kami bertemu di sekitar lokasi kampusnya, Taman Ismail Marzuki;

Bagaimana sebenarnya awal terciptanya Indonesia : Unity In Diversity?
= Intinya sebenernya begini..bertahun-tahun kita disuapin berita-berita yang sama bahwa malaysia nyuri ini-itu dari kita, padahal intinya adalah Indonesia itu sendiri kan budayanya juga adaptasi dari mana-mana, itu yang kita tidak sadari. Kedua saat budaya kita sudah mengglobal, kita sudah ga bisa bilang ini punya siapa-ini punya siapa, yang penting siapa duluan yang mempromosikan siapa yang punya, katakanlah masalah rendang, kita ga bisa mengkalim itu punya Sumatra Barat atau apa, padahal kita sendiri juga males untuk nulis/memberitahukan bahwa ini punya Indonesia, intinya cuma itu aja. Awalnya gue cuma pengen buat ajakan, orang-orang yang mengaku dirinya nasionalis “gue Nasionalis, Malaysia itu jahat, maling ini-maling itu”, mereka sendiri bisa ga mengingat (nama) pulau-pulai Indonesia, bisa ga nyebutin nama masakan Indonesia, udah itu aja, sebenernya itu cuma berupa kuis, masa gitu aja ga bisa, padahal di luar lo ngetakan “gue Indonesia benget!”

Jadi sebenernya Indonesia : Unity In Diversity itu berupa apa? gerakan, organisasi atau cuma sekedear forum?
= Intinya  lebih gerakan sih, challange.

Pemicu terciptanya gerakan ini tepatnya kapan?
= Soal ini sebenernya udah 2-3 tahun yang lalu, tapi saat itu masih dalam bentuk yang sederhana, gue nyurh orang-orang nulis, nanti mereka nge-link ke Blog gue lagi, mereka bisa nulis apa aja tentang Indonesia, masalahnya ga setiap orang rajin nulis, tapi 2-3 tahun kemudian saat gue ngeliat bahwa “wah, segampang itu yah nyuri kebudayaan orang”.

Soal logo, kenapa menggunakan pndekatan tipography?
= Intinya itu sederhana, Indonesia terdiri dari banyak suku sekaligus, nah dari nama-nama suku itu dibentuk nama Indonesia, idenya hanya itu.

di dalemnya ada nama apa aja?
Suku-suku, ada 200 suku Indonesia, inti dari gerakan ini yah itu..gue cuma bikin yang simpel, yang ga harus orang desain bisa ikut.

Sampai sejauh ini respon orang-orang terhadap Indonesia : Unity In Diversity bagaimana?
= Untuk bicara respon gue ga bisa mengkalin apa-apa, tapi untuk sebuah gerakan itu cukup berhasil, karena di Facebook aja udah ada 400 anggota, di Blog ada 50-70 komen, yang isinya tanpa marah-marah, tanpa mencaci Malaysia.

Mau dibawa sampai kemana gerakan ini?
= Secara jangka panjang yah gue pengen 10 tahun lagi saat orang di suapin berita yang provokatif, misalnya Malaysia mengklaim ini-itu, kita udah punya buktinya berupa blog ‘Indonesia : Unity In Diversity’ ini.