Sebuah kenangan terkadang dapat menjadi suatu inspirasi yang tidak dapat habis dalam berkarya, termasuk pada pameran tunggal Joni Ramlans yang diselenggarakan oleh Puriart Gallery yang terletak di Jakarta Art District, ya, pameran ini termasuk ke dalam agenda 2 mingguan setiap galleri di Jakarta Art District yang terletak di Grand Indonsia tersebut.

Setiap orang pasti memiliki kenangan mereka masing-masing, baik terhadap seseorang maupun sesuatu. Apa yang ditampilkan Joni Ramlans dalam lukisan Pameran tunggalnya berikut ini lebih ditujukan kepada sesuatu, yaitu benda-benda kuno seperti sepeda bekas. Joni sepertinya mempunyai kesan yang khusus terhdapat sebuah sepeda, ia menggambarkan sepeda bagaikan sebuah perjalanan panjang sebuah cerita manusia yang berusaha untuk sampai ke tujuannya.

'Syair Kehidupan I' | Acrylic on Canvas | 200x200cm (diptych) | 2010

'Kepala di kaki, Kaki dikepala' | Acrylic on Canvas | 175x150cm (diptych) | 2009

Semua lukian Joni Ramlans yang ditampilkan di Hall Jakarta Art District ini penuh dengan nuansa abstrak yang teratur dan terasa bagaikan sebuah diary dengan adanya coretan tulisan-tulisan diatas kanvas, dengan mayoritas menggunakan warna-warna pastel lukisan Joni terlihat cantik dan pantas disandingan dengan sebuah interior rumah. Bagi saya lukisan Joni Ramlans ini sangat menenangkan dan membawa banyak inspirasi di saat kita memandangnya, cantik sekali🙂

Exhibition Name : Subsiding memories
Place : Puriart Gallery (Jakarta Art District)
Curator : Akhmad Santoso
Time : 7 May – 16 May 2010
Artist : Joni Ramlans