Tahun 2010 bisa dikatakan merupkan tahun yang besar bagi komunitas WPAP, dimana di tahun ini perkembangan WPAP melejit dengan sangat cepat, rasanya baru awal tahun 2010 ini saya memperhatikan beberapa orang berkresai dengan menggunakan style WPAP Wedha, dan ternyata pada pertengahan tahun 2010 sudah terbentuk komunitas yang bahkan telah mengadakan pameran di salah satu mall besar Indonesia.

Buat yang belum mengetahui, WPAP adalah singkatan dari Wedha’s Pop Art Portrait, Wedha Abdul Rasyid adalah penemu style Pop Art yang kini dalam perkembangannya dikatakan sebagai Pop Art ala Indonesia.  Berprofesi sebagai ilustrator, pada tahun 1977 ia bergabung dengan majalah Hai, disana ia membuat ilustrasi portrait seorang tokoh dengan menggunakan teknik Pop Art yang ia ciptakan tersebut. Wedha mengatakan bahwa sejak mengalami penurunan penglihatan, ia sudah tidak bisa lagi membuat lukisan wajah dengan teknik realis, sehingga gaya Pop Art ini selalu ia gunakan dan ia kembangkan.

Saat ini WPAP sudah sangat digemari banyak kalangan, baik designer/artist profesional maupun seorang pemula, semua orang berusaha mencoba menciptakan gaya Pop Art yang satu ini. Saking terkenalnya, ada yang mengatakan Pop Art ini sebagai aliran Wedhaisme, yaitu suatu aliran Pop Art yang diciptakan oleh Wedha Abdul Rasyid.

Bertempat di Level One, Grand Indonesia, pameran yang dinamakan 1st WPAP Community Exhibition ini menampilkan banyak peserta yang masing-masing telah membuat WPAP. Najib, seorang freelance graphic designer yang berasal dari Jember mengatakan bahwa suatu kebanggaan bisa menjadi peserta pameran WPAP ini, ia senang karena karya miliknya dapat dilihat dan di apresiasi banyak orang. Semoga perkembangan Pop Art kita yang satu ini bisa terus berkembang dan membanggakan Indonesia, karena WPAP adalah Pop Artnya Indonesia.