Cap Go Meh Festival adalah pameran bersama 12 Gallery yang ada di Jakarta Art District di tahun 2011 ini, dengan sekaligus merayakan Tahun Baru Cina, pameran Cap Go Meh menghadirkan karya-karya seniman bain dari dalam maupun luar negeri dari masing-masing Gallery yang ada di Jakarta Art District, untuk yang belum tahu, ke 12 Gallery yang ada disini merupakan anggota AGSI yaitu Asosiasi Gallery Senirupa Indonesia.

Tidak ada sesuatu yang spesial dari pameran kali ini, seperti biasa bila Jakarta Art District melakukan pameran gabungan 12 Gallery, yang terasa hanya seperti rutinitas umum dan tidak mendapat perlakuan yang istimewa. Saya rasa pihak Jakarta Art District harus segera melakukan perubahan terhadap ini semua, perputaran pameran yang cukup cepat setiap bulannya harus di imbangi dengan sistem yang jelas dan terstruktur, karena belakangan ini yang saya lihat pameran di Hall Utama Jakarta Art District semakin ‘tidak jelas’, dinding mulai kusam, kurangnya informasi pameran dengan hampir tidak adanya sticker yang menempel di dinding, meja penerima tamu saat ini sudah seperti meja ruang kelas sekolah, banyak benda-benda yang tidak berhubungan dengan pameran diletakan diatas meja, pegawai yang menjaga di meja utama Hall Jakarta Art District pun semakin terlalu santai dan sering menyalakan musik dari handphone mereka.

Qu Yan | (LEFT) Wuzhang Village Head Office, Tushan Town. (RIGHT) Shazong Village Head Office, Nanta Town | 100x130cm | C-Print

Terlepas dari semua hal tersebut, sisi menarik pameran ini adalah adanya kehadiran seniman luar Indonesia yang ikut dipamerkan dan meramaikan pameran ini, contohnya  seperti karya Qu Yan diatas ini. Semoga di masa mendatang Jakarta Art District dapat terus memperbaiki diri dan menjadi pusat atau distrik seni di Indonesia, khususnya di jakarta.

Koko P. Sancoko | 'Bunga #17' | Mixed Media on Canvas | 150x150cm | 2007

Exhibition Name : Cap Go Meh Festival
Place : Jakarta Art District
Curator :

Time : 11 February 2011 – 25 February 2011
Artist :