Beruntung sekali para pecinta seni lukis terutama para penggemar karya dari S Teddy D yang berdomisili di Jakarta, karena pameran tunggalnya yang ke 11 bertempat di Langgeng Gallery – Jakarta Art District, pameran tunggal S Teddy D yang berjudul Sandiwara ini di tahun sebelumnya lebih dahulu di pamerkan di Sin Sin Fine Art, sebuah gallery terkenal di Hongkong.

Untuk yang masih awam terhadap karya seni seperti saya, karya S Teddy D susah sekali untuk dikenali, hal tersebut mungkin dikarenakan sifat senang mengeksplorai yang dimiliki oleh sang seniman dalam menghasilkan karya seni, hanya ada beberapa sisi karya S Teddy D yang bias saya kenali, pertama adalah karya lukisannya, garis yang dihasilkan serta figur yang tergambar sangat khas, kedua adalah karya instalasinya, tapi tidak setiap karya instalasi S Teddy D bisa saya kenali dengan baik, instalasi berbentuk Tanknya yang kuat dan selalu terngiang di benak saya merupakan karya Instalasinya yang bisa saya kenali dengan sekali lihat, maklum saja pada tahun 2009 S Teddy D melakukan pameran tunggalnya yang berjudul ‘Love Tank’ di National Museum of Singapore yang sangat ’menendang’ ingatan saya, bagaimana tidak? Siapa saja pasti akan ingat karyanya yang merupakan susunan Tank berbahan metal berukuran sedang menjulang tinggi ke atas dengan warna Pink yang menarik perhatian. Instalasi Tank tersebut kembali hadir di pameran tunggalnya berjudul ‘WAR’ yang dipamerkan di Ark Galerie Jakarta, beruntung saya pernah mengunjungi pameran ini, silahkan klik ini untuk melihat review yang pernah saya buat.

Dalam ‘Sandiwara’ ini, untuk pertama kalinya saya melihat jenis instalasi (lukisan?) seperti ini, S. Teddy D menghadirkan 12 karya yang dipamerkan di Langgeng Gallery – Jakarta Art District dengan bentuk yang unik, ia membentuk kanvas dalam suatu ruang imajiner dimana ia bermain dalam imajinasi serta keativitas, ada sisi kanvas yang menjadi latar serta sisi lainnya menjadi tumpuan, sehingga bentuk yang dihasilkan akan terlihat bagaikan sebuah rumah, ditambah dengan karya instalasi yang terbuat dari bahan alumunium dan kayu menambah kesan kuat dramatis.

Seniman kelahiran Kota Padang 1970 yang lulus dari jurusan seni lukis ISI Jogya ini memang terkenal dengan proses berkarya yang terbalik dengan seniman lainnya, S Teddy D sering memulai membuat karya terlebih dahulu dan lalu baru di hubungkan dengan tema pameran, hal tersebut mungkin dikarenakan proses setiap individu dalam mendapatkan ide dan kreasi selalu berbeda-beda, dan S Teddy D selalu mendapatkan visi tersebut di saat ia sedang melalui proses berkarya. Saya menemukan artikel menarik yang cukup lengkap mengenai S Teddy D, silahkan berkunjung ke sini.

Exhibition Name : Sandiwara
Place : Langgeng Gallery – Jakarta Art District
Curator :
M. Dwi Marianto
Time : Maret 2011
Artist :
S Teddy D