Di balik penyelenggaraan pameran Indonesian Eye yang membosankan ini, ada suatu pesan penting yang ingin dibawa atas nama Indonesia di kancah dunia seni rupa Indonesia. Yak betul sekali, pameran yang dipersembahkan oleh Prudential ini akan dipamerkan di dua negara, pertama yaitu di Ciputra Marketing Gallery yang tertulis menjadi Ciputra Artpreneur Center (Sejak kapan?) pada tanggal 9 juni hingga10 Juli 2011, yang kedua akan dipamerkan di salah satu Galeri prestige di London, yaitu Saatchi Gallery pada tanggal 27 Agustus hingga 9 Oktober 2011.

Pameran ini tentu saja menjadi berita baik dan membanggakan Indonesia, karena beberapa seniman seperti Agung Mangu Putra, Andy Dewantoro, Angki Purbandono, Ay Tjoe Christine, Eddie Hara, Edo Pillu, Farhan Siki, Handiwirman Saputra, Hari Purnomo, Heri Dono, Jompet Kuswidananto, Julius Ariadhitya Pramuhendra, Mella Jaarsma, Nindityo Adipurnomo, Rudi Mantofani, Samsul Arifin, Wedhar Riyadi, Wiyoga Muhardanto akan berpameran di sebuah galeri terkenal di London.

Ay Tjoe Christine | 'Foursome' | Mixed Media & Glass Box | 50x60x3cm | 2006

Julius Ariadhitya Pramuhendra | 'Devided and Fold' | Charcoal on Canvas | 190x400cm | 2008

Perlu digarisbawahi, yang saya maksud membosankan adalah pamerannya dan bukan karya yang ditampilkan, karena saya tidak akan bosan melihat karya-karya Angki, Jompet atau Ay Tjoe Christine yang menjadi favorit saya, hal ‘baik’ lainnya adalah Website pameran ini, meski kurang di desain dengan baik, tapi apa yang ada di website tersebut sudah terangkum dengan bagus, baik informasi data tulisan mapun foto.

Haris Purnomo | 'Waiting for the Signal | Mixed Media, variable dimension | 2008-2009

Exhibition Name : Indonesian Eye
Place : Ciputra Marketing Gallery (Presented by Prudential)
Curator : Serenella Ciclitira, Tsong-zung Chang, Nigel Hurst, Jim Supangkat, Asmudjo YonoIrianto Jono Irianto, Farah Wardhani.
Time : 9 June – 10 July 2011 (Indonesia), 27 August – 9 October 2011 (London)
Artist : Agung Mangu Putra, Andy Dewantoro, Angki Purbandono, Ay Tjoe Christine, Eddie Hara, Edo Pillu, Farhan Siki, Handiwirman Saputra, Hari Purnomo, Heri Dono, Jompet Kuswidananto, Julius Ariadhitya Pramuhendra, Mella Jaarsma, Nindityo Adipurnomo, Rudi Mantofani, Samsul Arifin, Wedhar Riyadi, Wiyoga Muhardanto