Edwin’s Gallery awal agustus ini menyelenggarakan sebuah pameran menarik, Motion/Sensation : Indonesian Kinetic Art Exhibition yang dibuka pada tanggal 4 Agustus 2011 ini bertempat di lokasi yang berbeda, meski masih berada di lantai yang sama dengan Jakarta Art District (JAD), pameran ini menempati sebuah ruang toko yang sudah tutup, yang lucu ternyata ruangan tersebut cocok digunakan sebagai ruang gallery/ruang pamer, apakah ada kemungkinan JAD akan diperluas?🙂

Jompet Kuswidananto | 'Third Bodies #7' | Variable Dimension, Mixed Media | 2011

Untuk teman-teman penikmat seni rupa yang tidak sempat mampir ke pameran ini saya rasa akan merasa menyesal, karena  pameran yang dibawa oleh Edwin’s Gallery ini bisa dikatakan cukup berbeda dari jenis pameran lainnya, sesuai dengan namanya, pameran ini membawa beberapa orang seniman yang akrab dan memang selalu berkarya dengan menggunakan unsur gerak. Kinetic Art berasal dari keingintahuan perupa dalam proses eksplorasi karya mereka dalam mencari medium-medium baru yang berbeda dari yang pernah mereka gunakan, di Indonesia sendiri cukup banyak perupa yang selalu berkarya dengan jenis seni rupa ini, mari kita lihat siapa saja perupa yang hadir dalam pameran ini:

Ade Darmawan hadir dengan karyanya yang berjudul ‘Kucing Hoki’, instalasi mesin dengan bentuk yang menyerupai Manekineko ini dihadirkan dalam 4 jenis ukuran yang berbeda-beda. Heri Dono dengan style karyanya yang khas menghadirkan karya yang berjudul ‘Watching the Marginal People’. Yani M Sastranegara dengan karyanya yang bejudul ‘Soulmate’ merupakan karya yang berukuran paling besar dalam pameran ini, Yani menghadirkan 2 buah instalasi berbentuk lingkaran besi yang disusun keatas saling bertempuk, dibagian paling atasnya terdapat sepasang burung besi, dalam rentang waktu tertentu burung dan bola tersebut bergerak hingga menimbulkan bunyi-bunyian yang cukup nyaring terdengar. Di bagian lain Jompet membawa karyanya yang diberinama ‘Third Bodies #7’, susunan mesin bersayap yang tergantung keatas terlihat cantik seperti kunang-kunang.

Heri Dono | 'Watching the Marginal People' | Variable Dimension, Mixed Media | 2010

Sesuai dengan namanya, pameran yang banyak menghadirkan unsur gerak ini membawa 17 perupa dengan masing-masing latar belakang kesenian yang berbeda. Saya merasa sangat terhibur dan menikmati pameran Kinetic Art ini, karena ternyata ada cukup banyak seniman Indonesia yang berkarya dengan uncur kinetic ini, ditambah lagi bila dikumpulkan semua seniman tersebut, terciptakan suatu atmosfer baru dalam penyelenggaraan suatu pameran seni rupa. Sungguh menarik🙂

Exhibition Name : Motion/Sensation : Indonesian Kinetic Art Exhibition
Place : Edwin’s Gallery (Jakarta Art District)
Curator : Agung Hujatnikajenong
Time : 4 August 2011 – September 2011
Artist : Ade Darmawan, Agus Suwage, Bagus Pandega, Deden Sambas, ER, Handiwarman Saputra, Hardiman Radjab, Heri Dono, Jompet Kuswidananto, Lie Fhung, Mella Jaarsma, Octora, Rudi Hendriatno, Septian Harriyoga, Wiyoga Muhardanto, Yani M. Sastranegara, Yuli Prayitno