Masih ingat dengan artikel Kopi Keliling yg pernah saya buat untuk blog ini? Saat itu Kopi Keliling atau biasa di singkat dengan singkatan ‘Kopling’ baru pertama mulai, dan tau kah teman-teman, saat ini Kopling sudah masuk di Volume 5 atau Volume terakhir di Tahun 2011.

Kopi Keliling x Art Exhibition

Saya masih ingat sekali saat pertama kali suatu event pameran seni rupa bernama Kopling tiba-tiba muncul di awal tahun 2011 ini, dengan konsep berkeliling di setiap pamerannya, Kopling menghadirkan beberapa seniman muda Indonesia untuk berpameran di tiap kedai Kopi yang menjadi ‘Art Space’ mereka. Setiap kedai kopi yang menjadi acara Kopling selalu disulap menjadi ruang pameran, pemandangan yang selalu kita lihat dalam tiap penyelenggaraan Kopling adalah tembok2 yang dipenuhi lukisan dan ilustrasi seniman yang berpatisipasi, saat pembukaan acara biasanya kita akan melihat banyak orang-orang yang berkerumun di tiap lukisan yg terpajang, beberapa mengambil kamera digital dan smartphone mereka untuk mengabadikan karya yang mereka sukai, beberapa diantaranya terlihat mendiskusikan teknik yang digunakan si seniman.

Puppetvector

Di mulai dari awal tahun 2011 hingga sekarang, jumlah masa Kopi Keliling mulai dari pengunjung hingga seniman yang ikut berpameran semakin lama semakin bertambah banyak, dan bukan hanya kuantitasnya saja yang bertambah, kualitas pameran Kopling semakin lama semakin meningkat pesat. Pertama kita lihat dari kualitas seniman dan karya yang dipamerkan, Kopling Volume 4 dan Volume 5 menurut saya adalah seri pameran Kopling terbaik dalam segi kualitas artwork yang disajikan, seniman-seniman ‘langganan’ Kopling seperti Diela Maharanie, Prasajadi dan Arya Mularama a.k.a Gogoporen secara teknik dan kualitas karya semakin meningkat, penyajian ide yang diberikan pun semakin kuat, sedangkan seniman-seniman baru yg baru mengikuti seri Kopling belakangan ini seperti Rukmunal Hakim, Rafsya Basith a.k.a Puppetvector, Resatio Adi Putra, Citra Marina, Ritchie Ned Hansel a.k.a Artkelso semakin meramaikan pameran dengan karya yang tidak kalah keren.

Point kedua dari peningkatan kualitas di pameran Kopi Keliling terlihat jelas dari Vanue yang diadakan, memulai dari kedai Kopi di daerah Kemang, kini di Volume 5 edisi terakhir di tahun 2011 Kopling berhasil mengadakan pamerannya di Kedai Kopi yang terkenal dan Sophisticated yang terletak di Plaza Indonesia. Peningkatan tersebut merupakan hal yang luar biasa bagi sebuah konsep pameran keliling yang mungkin belum pernah terpikirkan oleh Scene Seni Rupa di Indonesia.

Point ketiga adalah materi atau sesi sharing yang mereka adakan di tengah-tengah acara, sesi ini adalah salah satu bagian yang ingin terus dikembangkan oleh Kopling, Raymond, salah satu pendiri Kopi Keliling mengatakan bahwa sesi ini sengaja  diadakan untuk menjangkau masyarakat diluar Scene Seni Rupa, menjadikan sesi ini menjadi sesi dimana pengunjung yang datang bisa mendapatkan ilmu baru yg belum pernah mereka ketahui.

Kopi Keliling X Cofee

Bagaimana bisa kita membahas Kopi Keliling tapi tidak menyebut-nyebut tentang Kopi, hehe. Memang sesuai dengan namanya, Kopi Keliling merupakan sebuah pameran seni rupa yang digabungkan dengan  budaya meminum Kopi yang disukai hampir seluruh masyarakat Indonesia. Di setiap penyelenggaraan  pamerannya dan terutama di Twitter @KopiKeliling, mereka selalu berusaha menyampaikan pengetahuan yang baru mengenai Kopi, mulai dari cara pengolahan kopi, jenis-jenis kopi dll. Yang menarik, di setiap pamerannya mereka selalu meminta seniman untuk menciptakan karya dengan tema Kopi, misalnya seperti karya Ario Anindito di Kopling Volume 5 ini, dengan judul ‘Cofee Goddes’ Ario menggambarkan sosok wanita yang di asosiasikan sebagai Dewi, seorang Dewi yang di gila-gilai seperti selayaknya Kopi yang digilai para penggemarnya.

Ario Anindito

Gogoporen

Sangat menarik memperhatikan setiap karya yang dipamerkan di Kopling Volume 5 ini, karena disini kita bisa melihat karya seni dari berbagai macam media yang digunakan, mulai dari Digital Print, Acrylic, Water Colour, kolase hingga Toys. Semuanya merupakan karya seniman muda Indonesia yang dikenal cukup baik oleh komunitasnya.

Semoga di tahun 2012 nanti Kopi Keliling akan menjadi salah satu tolak ukur penyelenggaraan pameran seni rupa di Indonesia, semakin besar dan semakin kuat dalam konsepnya. Yah saya sih bisa lihat semua itu bisa terwujud di Kopling nanti😉

Citra Marina

Exhibition Name : Kopi Keliling Volume 5
Place : Anomali Coffee Plaza Indonesia
Time : 3 –17 Desember 2011
Artist : Ario Anindito, Arris Aprilio, Ape Republic, Citra Marina, Diela Maharanie, Dika Toolkit, Dmaz Brodjonegoro, Gogoporen, Isrol Triono, Jules Tjitra, Lala Bohong, Nugraha Pratama, Prasajadi Heru Lastiko, Puppetvector, Rensi Ardinta, Resatio Adi Putra, Rukmunal Hakim, Talitha Maranila, Tatiana Romanova, Thunderpanda