Tepat pada awal Desember 2011 yang lalu tepatnya pada tanggal 1 hingga 6 Desember diadakan sebuah penyelenggaraan pameran seni rupa yang berkelas dan cukup besar, pameran yang bertempat di Sampoerna Strategic Qsuare-Jakarata tersebut dinamakan PMR Cube : Contemporary Culture Interplay. Sesuai dengan namanya, PMR Cube ini menyajikan karya kontemporer dari 2 bidang yang berbeda namun memiliki kaitan yang sangat erat, yaitu Fashian dan Seni.

Pameran yang di Kuratori oleh Jim Sipangkat lalu Asmudjo J. Irianto sebagai Co Curator di bidang seni dan Dian Muljadi & Sebastian Gunawan sebagai Co Curator bidang Fashion menghadirkan kurang lebih puluhan seniman dan Fashion Designers. Selain penyelenggaraan pameran seni, di sini kita juga bisa mengikuti kegiatan lainnya yang sangat saying sekali bila dilewatkan, yaitu seperti Talk Show, Sculpture Workshop, serta Live Panting. Saat saya datang berkunjung ke Sampoerna Strategic saya beruntung menyaksikan Live Painting oleh Indyra.

Josephine Linggar | 'Peranakan Heritage (Series) | Oil on Canvas | 200 x 50 cm | 2011

Amalia Sigit | 'Run Like Hel' | Papier Mache | 110 x 70 x 100 cm | 2011

Selalu ada 2 sisi yang bertolak belakang dalam sebuah penyelenggaraan pameran seni rupa dalam skala besar, yaitu menarik dan satu lagi membosankan. Nah, biasanya di setiap pameran group yang menggunakan tema umum kita akan sering melihat karya yang sama dan dipamerkan kembali, beruntung PMR Cube ini menghadirkan cukup banyak karya yang baru saya lihat, beberapa diantaranya jadi favorit saya seperti karya drawing dan instalasi Sanchia Typhosa Hamidjaja dan seniman senior Josephine Linggar.

Wahyu Srikaryadi | 'Conversation Lows of Fashion'

Andre Tanama | 'Silent Cliff | Acrylic + Pencil on Canvas | 120 x 58,5 cm | 2011

Di pameran ini kita bisa melihat berbagai macam karya seniman yang menghiasi hall Sampoerna Strategic, mulai dari seniman Senior seperti Chusin Setiadikara, Astari, Heri Dono sampai ke seniman generasi muda seperti Amalia Kartika Sari, Oky Rey Montha Bukit dll. Karya siapa saja yang terlihat fenomenal disana? Menurut saya adalah karya Wahyu Srikaryadi yang berujudul ‘Conservation Laws of Fashion’ yang menghadirkan karya sebesar ruangan kamar yang penuh dengan karya patung intalasi, panting dan drawing, pada awalnya karya tersebut terasa megah dan glamor, akan tetapi tak lama kemudian entah kenapa saya merasakan ada kekosongan disana. Hadir pula karya Hermawan Tanzil yang merupakan seorang graphic designer yang terkenal dengan Studio Desainnya Leboye serta belakangan ini aktif di dunia seni rupa setelah membangun sebuah galeri seni di daerah Kemang bernama Dialogue Artspace. Ada pula 4 seniman muda yang berasa dari Bandung bernama Bam! Bam! Go! Yang masing-masing membawa karya yang telah menjadi Signature mereka.

Live Painting Indyra

Exhibition Name : PMR Cube : Contemporary Culture Interplay
Place : Sampoerna Strategic Square, Jakarta
Curator : Jim Supangkat
Time : 1 – 6 Desember 2011
Artist : Agan Harahap, Aditya Novali, Ali Rubin, Altje Ully, Amalia Kartika Sari, Amalia Sigit, Andita Purnama, Andre Tanama, Arie Diyanto, Astari, Benny Messa, Chusin Setiadikara, Cikcuk, Deden Hendan Durahman, Dendy Darman, Dila Martina Ayulia, Dita Gambiro, Didik Nurhadi, Eko Dydik Sukawati, Edo Pillu, Farhan Siki, Heri Dono, Hermawan Tanzil, Ichwan Noor, Indyra, Josephine Linggar, Harris Purnama & Komunitas Cibubur, Maradita Sutantio, Meizan/Tell Them, Monika Ary kartika, Nasirun, Nus Salomo, Nani Sakri, Oki Ray Montha Bukit, Putriana Mulyadi, R.Sumantri MS, Riyono Tanggu, Sanchia Hamidjaja, teguh Agus Priyanto, Uji ‘hahan’ Handoko, Wahyu Srikaryadi, Yani M.Sastranegara, Yudi/The Yellow Dino, Yudi Sulisttyo, Yuli Prayitno. Fashion Designer : Andreas Odang, Adesagi Kerana, Barli Asmara, Deden Siswanto, Didit Hadiprasetya, Jeffry Tan, Sapto Djojokartiko, Stevan Huang, Tex Saverio