Halo apa kabar?🙂

Selamat datang kembali di Blog Out Of The Box Indonesia, sebuah blog dimana saya berkeliling galeri seni di Jakarta demi memuaskan hasrat saya dengan seni & desain. Wel, cukup basa-basinya, karena ini adalah artikel saya yang pertama setelah vakum 2 tahun menulis di blog ini, wow!

Pameran yang kali ini akan saya review adalah sebuah pameran Seni New Media yang bernama ‘ARBOTICS’. Yep, dari namanya kita sudah bisa membayangkan, bahwa karya seni yang akan dipamerkan disini pasti penuh dengan nuansa robotic dan teknologi sains lainnya. Disini kita bisa menikmati 5 buah karya seni dari 5 group seniman yang mempunyai karakteristik masing-masing, pertama adalah grup gabungan dari 2 seniman yang baru pertama kali ini dijadikan dalam 1 grup, mereka adalah ‘Doni & Hafez’, doni sebelumnya dikenal dengan seniman yang berkonsentrasi pada ilmu fotografi dan karya seni 3 dimensi, sedangan Hafez menguasi karya seni Pop Up, di pameran ini mereka menghadirkan kurang lebih 10 karya interaktif yang saya pribadi suka sekali secara visual🙂

Image

Doni & Hafez | ‘Adicarita’ | wood, pop-up, kinetic, stainless steel, motor, found object | Variable Dimension

Image

Image

di grup yang kedua ada sebuah kelompok seni New Media terkenal dari Jogyakarta bernama Honf, di pameran ini mereka menghadirkan sebuah penelitian yang dikaji dalam bentuk estetika terhadap bentuk jamur, kita bisa menikmati instalasinya yang asyik secara Audio dan Visual.

Image

HONF | ‘B.I.O #0.1 ESM
Basic Intelligent Organism
Externalized Spatial Memory’ | mixed media installation |
dimensions variable | 2014

yang ketiga adalah TheDheoMIXBLOOD dengan karyanya yang berjudul ‘invisible line’, karya dari Dila dan Otong ini secara konsep sangat menarik, mereka menghasilkan karya yang terinspirasi dari ritual keraton Yogyakarta yang dilakukan pada malam 1 Suro, dan permainan ritual untuk para turis Alun Alun Kidul, dimana siapa saja bisa mencoba untuk berjalan ke tengah 2 pohon besar dengan mata tertutup. Dengan sentuhan seni dan Sains yang sesuai dengan tema pameran ini, mereka menggantikan para turis tersebut dengan sebuah robot yang dikendalikan dengan remote control, tapi tentu saja orang yang mencobanya matanya harus ditutup terlebih dahulu.

Image

ThedeoMIXBLOOD | ‘Invisible Lines’ |
Mixed Media | 600 cm x 200 cm | 2014

Image

di karya lainnya kita bisa masuk ke dalam 1 ruangan yang dikhususkan untuk karya dari grup seniman bernama XXLabs, karya yang diberi nama ‘Facing The Future ini’ saya lihat sangat populer oleh wanita, haha, betul, karena konsep yang mereka hadirkan dalam karya ini seperti sebuah ramalan, siapa saja bisa masuk kedalam tirai yang di dalamnya terdapat baskom berisi air, saat orang menghadap ke air tersebut akan tampak ramalan serta warna aura diri kita. Untuk melengkapinya, di sudut ruangan karya instalasi ini terdapat beberapa tumpukan kartu yang berwarna macam-macam, jadi silahkan ambil karya yang sesuai dengan warna aura ramalan kita dan baca ramalannya yang ada di balik kartu tersebut, sangat menarik bukan?😉

Image

XXLabs | Facing The Future’ | Mixed Media | Variable Dimension | 2014

Image

yang terakhir dan sekaligus seniman Indonesia favorit saya adalah, Indieguerillas. di karya in mba Santi & mas Miko menghadirkan 3 buah karya instalasi dengan menggunakan sensor gerak, siapa saja yang lewat di depan karya mereka, otomatis akan menggerakan instalasi karya mereka.

Image

Indieguerillas | ‘Floating Mass’ | Variable Dimension | 2014

Image

Pameran ARBOTICS ini sebenarnya merupakan pameran yang diselenggarakan oleh Center For Art & Community Managament (ARCOLABS) dari Surya University dan di kuratori oleh Kurator pecinta karya Seni New Media, Jeong Ok Jeon. Buat kamu yang belum sempet dateng, masih bisa banget dateng kesana untuk melihat dan mencoba satu-persatu karya seni interaktif di pameran ini sampai tanggal 30 Mei 2014 di Dialogue Artspace.

Exhibition Name : ARBOTICS
Place : Dia.Lo.Gue Artspace
Time : 10 – 30 Mei 2014
Artist : Doni & Hafes, HONF, Indieguerillas, ThedeoMIXBLOOD, XXLABS